Connect with us

Featured

Lisensi Format Audio Mp3 Dihentikan, Goodby MP3 !

Published

on

MP3

format audio digital MP3 yang telah berusia puluhan tahun yang mendapat popularitas luas selama 15 tahun terakhir telah resmi tidak lagi dilisensikan, demikian keterangan dari Fraunhofer selaku pemegang paten format MP3 yang berbasis di negara Jerman.

Dalam sebuah pernyataan singkat yang dipublikasikan di situsnya akhir bulan lalu, Institut Fraunhofer menjelaskan bagaimana segudang paten yang berkaitan dengan encoders dan decoders dari format mp3 yang telah digunakan selama 25 tahun kini telah kadaluarsa. Standar audio digital yang lama nantinya akan diganti dengan format ‘Advanced Audio Coding’ (AAC) yang jauh lebih baik dan berkualitas lebih tinggi.

“Pada tanggal 23 April 2017, program lisensi mp3 Technicolor untuk hak paten dan perangkat lunak tertentu dari Technicolor dan Fraunhofer IIS telah dihentikan,” demikian pernyataan yang disampaikan oleh Fraunhofer.

“Kami berterima kasih kepada semua pemegang lisensi atas dukungan mereka yang besar dalam Membuat mp3 codec audio de facto di dunia, selama dua dekade terakhir”, tambahnya.

Kode mp3 awalnya dikembangkan pada akhir 1980-an sebagai upaya kolaborasi antara Institut Fraunhofer dalam hubungannya dengan perkembangan sebelumnya dari Universitas Erlangen-Nuremberg, di Jerman. Mp3 dipopulerkan oleh Apple saat pertama kali memperkenalkan iPod pada tahun 2001, yang membawa format berkualitas rendah ke mainstream dan merupakan format utama trek audio yang tersedia melalui toko musik iTunes. Meski ada sejumlah format yang lebih maju dan berkualitas lebih tinggi, mp3 tetap menjadi pilihan populer di kalangan konsumen saat ini.

“Sebagian besar layanan media mutakhir seperti siaran streaming atau TV dan radio menggunakan codec ISO-MPEG modern seperti keluarga AAC, atau MPEG-H,” Institut Fraunhofer mengatakan, “Format audio yang baru dapat menghadirkan lebih banyak fitur dan kualitas audio yang lebih tinggi pada bitrate yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan mp3.”

Berakhirnya hak paten Fraunhofer Institute dan keputusan selanjutnya untuk menghentikan perizinan format mp3 sebagian besar merupakan langkah simbolis, namun sebanding dengan bagaimana produsen seringkali mengadopsi teknologi generasi berikutnya sambil tetap menawarkan dukungan intermiten untuk teknologi yang mendahuluinya. Misalnya, ketika drive CD-ROM mulai menyusup ke pasar PC pada pertengahan hingga akhir 1990-an, disket floppy disk masih dianggap sebagai pilihan populer untuk membaca judul perangkat lunak di antara pengguna PC.

Dengan cara yang sama, format mp3 merevolusi cara pengguna yang mendownload file musik – dan meski kemungkinan akan tetap menjadi pilihan populer untuk beberapa waktu mendatang – format file yang lebih maju, seperti AAC, sudah dianggap sebagai Standar emas baru oleh banyak kalangan industri.

Tentu saja, mp3 tidak akan berhenti lagi langsung, karena pernyataan yang diterbitkan oleh Fraunhofer menyatakan bahwa mereka hanya menghentikan lisensi hak paten untuk vendor dan platform musik sentris mereka seperti iTunes.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Loading...

Trending