Staff Facebook Diperiksa Terkait Keterlibatan Rusia Dalam Pemilu AS

0
845
(Photo by Alex Wong/Getty Images)

Seorang karyawan Facebook dilaporkan telah diperiksa oleh Penasehat Khusus Departemen Kehakiman AS Robert Mueller sebagai bagian dari penyelidikan atas dugaan keterlibatan Rusia dalam campur tangan pemilu presiden AS pada 2016 silam. Fakta menarik yang didapat dari kasus ini adalah ternyata Facebook menjual lebih dari 3000 iklan Facebook dan Instagram kepada pemilik akun palsu yang terkait dengan kelompok propaganda Badan Penelitian Internet Rusia.

Facebook sendiri terbuka kepada publik mengenai perkembangan kasus ini. Raksasa jejaring sosial ini telah berulang kali menyatakan iklan dari Badan Penelitian Internet Rusia hanya menggunakan penargetan pengguna yang ala kadarnya saja, tidak spesifik, sebagaimana yang ditakutkan oleh banyak pihak.

Penasehat Khusus Departemen Kehakiman AS Robert Mueller tidak hanya memerika Facebook saja, Cambridge Analytica -sebuah perusahaan yang menyediakan data analisis kampanye Trump- juga ikut dimintai keterangannya. Pemeriksaan ini untuk mengkonfirmasi dugaan keterlibatan CEO Cambridge Analytica -Alexander Nix- yang dikabarkan menghubungi pendiri Wikileaks Julian Assange selama pemilu presiden AS dengan harapan kerjasama terkait pelepasan email Hilarry Clinton yang telh diretas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.