Connect with us

Android

OS Penerus Android Bernama Fuschia

Published

on

Ada sebuah sistem operasi baru yang saat ini sedang dikerjakan oleh Google. Sistem operasi tersebut dinamakan Fuschia. Fuschia pertama kali dikenal publik lewat Github di  bulan Agustus tahun lalu. Sejak saat itu, pengembangan Fuschia terus dilakukan hingga saat ini. Meskipun ini mungkin bukan proyek sampingan di Google, apa yang membuat Fuschia menjadi menarik adalah mungkin saja OS ini sengaja dibuat sebagai generasi penerus selanjutnya untuk smartphone. Seorang pengembang Fuschia -Travis Geiselbrecht-, pada mengatakan bahwa OS yang baru lahir ini bukanlah mainan, ini bukan proyek 20%, ini bukan tempat pembuangan barang mati yang tidak kita sayangi lagi, demikian pernyataan Travis Geiselbrecht yang MacMagz lansir dari ArsTechnica.

Tidak seperti halnya OS Android dan Chrome, Fuschia tidak berbasis Linux dan menggunakan kernel yang sama sekali berbeda dari pendahulunya. OS Fuschia menggunakan mikro-kernel yang diberi nama “Magenta”, yang dirancang sendiri oleh Google. Dalam mengembangkan mikro-kernel sendiri, Google memperoleh lebih banyak kesempatan untuk menentukan apa yang dapat dilakukan OS-nya. Dan menurut Google, Magenta berorientasi pada “ponsel modern dan komputer pribadi modern dengan prosesor cepat, RAM  yang dapat melakukan proses komputasi yang cepat.”

Ars Technica berspekulasi bahwa Fuschia dapat menjadi kejadian pengulangan kisah saat Android pertama kali muncul yang menuai banyak cibiran.

Ini menunjukkan bahwa OS Fuschia mungkin tidak hanya tumbuh menjadi penerus Android, namun ada sesuatu yang baru yang menggabungkannya dengan fungsionalitas desktop Chrome OS. Ada rumor bahwa Google telah membuat langkah ke arah ini, CNBC mencatat, dengan alasan sebagai bukti fakta bahwa Google belum memfokuskan pengembangan Android untuk tablet. Dan faktanya, gambar Fuschia menunjukkan bahwa ia memiliki unsur gabungan antara Android dan Chrome. Layar beranda Android-nya menampilkan ruang kosong untuk widget, sedangkan tangkapan layar lainnya menampilkan antarmuka tab seperti Chrome yang memungkinkan pengguna beralih antara aplikasi dengan mudah.

Mungkin Fuschia akan menjadi OS hybrid yang akan diluncurkan sebagai generasi penerus Android, komputer, dan tablet Google berikutnya, namun untuk mewujudkan hal itu nampaknya akan sulit mengingat OS Android saat ini sangat populer di dunia.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Loading...

Trending