Connect with us

Featured

Qualcomm Tuntut 4 Mitra Manufaktur Apple

Published

on

Qualcomm ilustrasi

Pemasok chip modem Apple untuk perangkat iPhone -Qualcomm-, telah secara resmi memulai pertempuran hukum dengan raksasa teknologi Silicon Valley tersebut. Saat ini pembuat chip tersebut mengajukan tuntutan hukum tambahan terhadap empat mitra manufaktur iPhone Apple.

Mitra Apple yang terkena tuntutan Qualcomm diantaranya adalah Foxconn Technology Group, Pegatron Corp., Wistron Corp., dan Compal Electronics Inc. – yang semuanya diklaim oleh Qualcomm telah memihak Apple. 4 mitra Apple tersebut mengikuti instruksi Apple untuk tidak membayar royalti paten kepada produsen chip berbasis San Diego, California tersebut.

Tuntutan hukum terhadap mitra manufaktur yang dikontrak Apple hanyalah segelintir dari serangkaian peperangan hukum antara Qualcomm – salah satu pemasok utama chip industri elektronik konsumen primer yang memungkinkan perangkat mobile terhubung ke internet – dengan Apple.

Perang hukum ini dimulai pada bulan Januari tahun ini, ketika sebuah perintah yang didukung oleh Komisi Perdagangan AS diajukan terhadap Qualcomm atas dugaan kecenderungan monopoli yang dimiliki oleh pembuat raksasa pembuat chip tersebut, yang termasuk namun tidak terbatas pada kelebihan biaya yang dikeluarkan Apple atas royalti pada chip baseband. Keluhan awal tersebut ditindaklanjuti oleh beberapa tuntutan yang diajukan atas nama Apple di berbagai pengadilan di seluruh dunia, termasuk satu di Beijing, China.

Pertarungan hukum antara Qualcomm dan Apple semakin intensif bulan lalu, ketika Apple membuat keputusan mendadak untuk berhenti membayar royalti Qualcomm pada chip modem yang digunakan di iPhone – sebuah keputusan yang mulai berlaku pada kuartal pertama tahun 2017. Perusahaan yang berbasis di Cupertino tersebut pada saat itu mengatakan bahwa mereka tidak dapat membayar royalti karena saat ini tuntutan hukum sedang berlangsung sehingga Apple hanya bersedia membayar apabila sudah ada putusan tetap atas tuntutan yang mereka ajukan. Namun, tidakan Apple ini memicu serangkaian reaksi berantai yang memuncak di Qualcomm yang segera mengajukan tuntutan balik agar diberlakukan larangan impor iPhone ke AS.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Loading...

Trending